Semua dalam Harmoni, Semua untuk Harmoni

Home / Uncategorized / Semua dalam Harmoni, Semua untuk Harmoni

Semua dalam Harmoni, Semua untuk Harmoni

Huah…. nggak kerasa hari ini sudah hari Minggu dan libur 7 hari ku pun berakhir.. Tidakkkkkk… Padahal aku sedang senang-senangnya memanjakan alat-alat musik itu dan menyusun sebuah program musik bersama Yayasan Musik Sastra Indonesia yang sejak 1 Mei lalu aku diangkat menjadi duta mereka. Program yang kami buat bernama rrrrrrr….. belum jelas betul tetapi aku mengusulkan nama Semua dalam Harmoni/ Children in Harmony/Children for Harmony. (Semoga dapat persetujuan!)

Seperti postinganku sebelumnya akan manfaat musik klasik bagi perkembangan otak anak-anak, bagi kecerdasan, kestabilan emosi, kreatifitas, serta tingkah laku, maka aku menyimpulkan betapa sebenarnya sangatlah penting musik klasik menjadi satu pendidikan dasar bagi anak bangsa kita, bangsa Indonesia sehingga pada akhirnya kita dapat membangun bangsa menjadi lebih baik dengan akhlak dan ilmu yang lebih baik pula!

Aku yang diangkat sebagai duta, gerah apabila hanya menyandang nama duta tanpa melakukan apa pun yang bermanfaat bagi orang lain. Karena tujuanku pada akhirnya adalah benar untuk berkontribusi pada sekelilingku. Maka aku yang terinspirasi oleh film Music of the Heart mengusulkan ide untuk memasyarakatkan musik klasik ke segala lapisan masyarakat dan mengajarkan bermain musik yang layak bagi anak kurang mampu sehingga akhirnya mereka dapat tampil dengan baik dan menghasilkan sesuatu. Awalnya sungguh hanya ide belaka yang aku sampaikan melalui e-mail ke pengurus YMSI dan respon mereka luar biasa cepatnya!!!! Dan dalam kurang dari 1 bulan semuanya sudah mulai berjalan.

Yayasan Musik Sastra Indonesia merupakan yayasan yang didirikan oleh para pencinta musik yaitu Ibu Pia Alisjahbana, Bapak Dedi Panigoro, Bapak Ananda Sukarlan, dan Bapak Chendra Panatan. Salah satu misinya, yang seperti aku sebutkan tadi, adalah memasyarakatkan musik klasik dan memfasilitasi individu yang berminat serta memiliki bakat dalam bidang musik. Program Semua dalam Harmoni ini dibuat untuk memfasilitasi anak-anak SD kelas menengah ke bawah yang memiliki minat terhadap musik yang kemudian diberikan pendidikan musik gratis selama 6 bulan. Tentu saja musik yang dimaksud di sini adalah musik klasik. Selain musik klasik murni, kami juga akan memadukannya dengan kebudayaan daerah sehingga tetap akan meningkatkan kecintaan anak pada negaranya.

Children of our Future

Salah satu event YMSI, Children of Our Future

Pendiri dan Pengurus YMSI

Bersama Pendiri dan Pengurus YMSI

Kak Ananda Sukarlan, Me, Om Dedi Panigoro, Rama Widi

Bersama pendiri YMSI, Kak Ananda Sukarlan & Pak Dedi Panigoro, dan Harpist, Rama Widi

Another Duet with Kak Ananda Sukarlan

Another Duet with Kak Ananda

Sebelum pendidikan musik diberikan, kami akan “membiasakan” telinga mereka dengan musik klasik, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyalakan musik klasik di sekolah pada saat jam-jam istirahat atau saat kelas berlangsung (Hal tersebut diterapkan di tempat saya bimbingan belajar waktu SMA dan menurut saya sangat efektif! Anak-anak menjadi lebih konsentrasi!). Selain didengarkan musik klasik, sekolah-sekolah tersebut juga akan dikunjungi oleh ensembel kami yang akan bermain dan memberikan sedikit orientasi mengenai musik klasik yang fun, jauh dari membosankan, dan banyak keuntungannya. Kami sangat senang karena banyak sekali musisi yang ingin berkontribusi sebagai anggota ensembel keliling! Dan dalam sehari posisi ensembel kami sudah lengkap beserta lagu dan aransemennya! Makasih teman-teman!!! Kami terharu dan bangga!!

Pendidikan musik gratis tersebut akan diadakan di Ananda Sukarlan Center, Fatmawati dan akan mendapat pantauan penuh selama 6 bulan. Pendidikan tersebut meliputi teori dasar mengenai musik klasik seperti membaca not balok, ketukan, tangga nada, dll. Selain itu tentunya akan langsung praktik memainkan alat musik. Untuk langkah awal ini, kami sepakat untuk menggunakan alat musik biola. Oleh karena itu kami membuka kerjasama bagi mereka yang memiliki latar belakang pendidikan/mengajar biola untuk berkontribusi di sini! Selain itu, bagi mereka yang ingin mendonasikan dana atau alat musik biola/pianika/ gitar/alat musik bekas apa pun yang sudah tidak terpakai, kami menerima dengan tangan terbuka dan senyuman lebar di wajah!! 😀 Setelah 6 bulan program berjalan, kami akan melakukan evaluasi lebih lanjut dan akan mengadakan pertunjukan kecil yang tentunya akan bekerja sama dengan musisi-musisi handal lainnya, seperti Kak Ananda Sukarlan dan lainnya! wehehe………… 🙂 Dan kami berharap program kami ini yang hanya diawali ide abstrak semata dapat berlanjut terus bahkan melebarkan sayapnya ke daerah-daerah yang lebih perifer!

Saya, atas nama Yayasan Musik Sastra Indonesia, mengajak anda semua untuk membantu pemasyarakatan musik klasik di Indonesia! 🙂 Mari kita cerdaskan bangsa dan lahirkan akhlak mulia dengan bermusik klasik! Yuk kita lakukan sesuatu bersama!

 

Salam,
Mesty

Recent Posts
Showing 3 comments
  • helfiavartara
    Reply

    Hmmmm sangat menarik ide mbak mesty untuk mempopulerkan musik klasik dikalangan anak-anak, teringat Grace Sudargo yang pernah bilang bahwa dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia.
    Semoga usaha mbak dilancarkan yaa, amiiiiin.

  • lukisan bunga
    Reply

    salam kenal n suskses selalu 🙂

  • Irpan Ilmi
    Reply

    Secara pribadi saya tidak mengerti music clasik. Tapi saya cukup tertarik dengan mimpi-mimpi yang dihaturkan Teh Mesti. Selain sebagai Full time medical doctor part time model and musician, Teh Mesti juga rajin menulis ditengah kesibukannya. Terindpirasi banyak untuk terus melakukan banyak hal. Boleh lah saya mengukit motivasi dan langkah-langkah Teh Mesti. Sucses selalu buat kita semua. Ameen.

Leave a Comment